Bab 8 PCI dan AGP

Bab 8
PCI dan AGP
8.1 Pendahuluan
Peripheral Component Interconnect (PCI) merupakan bus yang
memiliki kecepatan tinggi yang dikembangkan oleh Intel pada awal
tahun 1990-an untuk mendukung komputer yang berbasis processor
seri 486 dan diatasnya.

PCI adalah suatu hybrid dari ISA dan VL-Bus. PCI menyediakan
akses langsung ke dalam memori sistem untuk alat yang terpasang,
tapi juga menggunakan bridge untuk berhubungan dengan frontside
bus dan dengan CPU. Jadi, ini berarti PCI mampu melebihi
kemampuan Vl-bus dan pada saat yang bersamaan juga
menghilangkan kemungkinan gangguan dengan CPU.
Gambar 8.1 Slot PCI
172 Pengenalan Teknologi Komputer dan Informasi
PCI adalah sistem intra-connection antara mikroprosesor dan perangkat
yang dihubungkan ke slot-slot yang diletakkan berdampingan antara
satu sama lain. PCI berfungsi pada 32 bit pada 124 pin dan 64 bit pada
188 pin. Slot PCI ini biasanya berwarna putih, antara perangkatperangkat
yang diletakkan di slot ini adalah modem, kartu jaringan
(network card), kartu suara (sound card) dan lain-lain.
PCI merupakan bus yang tidak tergantung pada prosesor yang
bandwidth nya tinggi yang dapat berfungsi sebagai bus periferal.
Dibandingkan dengan spesifikasi bus lainnya, PCI memberikan sistem
yang lebih baik bagi subsistem I/O berkecepatan tinggi (misalnya:
graphic display adapter, network interface controller, disk controller, dan lainlain.).
Standar yang berlaku saat ini mengizinkan penggunaan sampai
64 saluran dan pada kecepatan 33 MHz, bagi kecepatan transfer 264
Mbyte/second atau 2,112 Gbps. Namun bukan hanya kecepatannya
saja yang tinggi yang membuat PCI menarik, tetapi juga karena PCI
dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan I/O sistem yang
modern secara ekonomis, PCI hanya memerlukan keping yang lebih
sedikit untuk mengimplementasikan dan mendukung bus lainnya
yang dihubungkan ke bus PCI.
PCI dirancang untuk mendukung bermacam-macam
konfigurasi berbasis mikroprosesor, baik sistem mikroprosesor
tunggal maupun banyak. Karena itu, PCI memberikan sejumlah fungsi
untuk kebutuhan umum. PCI memanfaatkan timing sinkron dan pola
arbitrasi tersentralisasi.
PCI dapat menghubungkan lebih banyak alat dibandingkan
dengan VL-Bus (bisa mencapai lima alat eksternal). Chip bridge PCI
mengatur kecepatan PCI bus secara independen sesuai dengan
kecepatan CPU. Ini berarti lebih dapat dipercaya. PCI card
menggunakan 47 pins (49 pins untuk mastering card, yang dapat
mengendalikan PCI bus tanpa campur tangan CPU). PCI bus dapat
bekerja dengan begitu sedikit pin karena adanya hardware multiplexing,
yang berarti bahwa suatu alat mengirimkan lebih dari satu sinyal
melalui satu buah pin. PCI juga mendukung penggunaan alat yang
menggunakan arus listrik 5 volt ataupun 3,3 volt.

JIKA INGIN MEMBACA VERSI LENGKAPNYA DOWNLOAD FILE PDF/WORD DIBAWAH INI

Bab 8 PCI dan AGP.pdf - 826 KB

Posting Komentar